by

16 Trail Atakamo Terjebak Dalam Hutan, Pagi Dievakuasi BPBD Tamiang

16 Trail Atakamo Terjebak Dalam Hutan, Pagi Dievakuasi BPBD Tamiang

TAMIANGSATU.COM [ KARANG BARU – Sebanyak 16 anggota komunitas Trail Atakamo yang sedang tranbas terjebak dalam hutan belantara Gunung HTI di Kawan Jambo Labu, Kecamatan Bireum Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Mereka terjebak di hutan karena jalur track baru yang mereka rintis hilang akibat diguyur hujan deras. Sabtu (24/10/2020)

Anggota trail ini baru  kembali ke Tamiang setelah dievakuasi oleh tim BPBD Aceh Tamiang sejak, Sabtu malam hingga minggu, (25/10/2020)  siang dengan kondisi dipenuhi lumpur dan lemas.

Kapten trail Atakamo Trabas, Gunawan  kepada tamiangsatu, Senin (26/10/2020) mengatakan,  pagi sabtu itu, 21 pencinta olah raga trail ini start aksi trabas mulai dari Abah Coffe, Karang Baru menuju Kampung Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang kemudian menyeberang Sungai Tamiang menggunakan Getek ke Kampung Suka Makmur, Kecamatan Sekrak, lalu memasuki kawasan hutan sekitar Gunung HTI rencananya tembus ke Pintu Kaca.

Memang trail yang mereka lalui belum pernah dilalui para pecinta trail sehingga lima trail melaju lebih dahulu merintis jalur baru hingga naik ke Gunung HTI yang tinggi. Namun ditengah perjalanan, 16 rekannya yang berada di belakang terjebak hujan sehingga jejak yang dirintis lima rekan mereka tersapu hujan deras.

Sehingga 16 rekan mereka mengarah ke jalur yang selama ini di gunakan para pengangkut kayu dengan kondisi berlumpur. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan derasnya hujan membut jalan dari tanah liat itu semakian lengkat di ban sepeda motor. Bahkan sebagian besar sepeda motor yang mereka kenderai terbenam dalam lumpur.

“Tananya lengket sehingga tidak sanggup didorong, makin digas makin bertambah lengket di ban sepeda motor,” ujar Gunawan.

Akibat lumpur tersebut tujuh seepda motor habis kampas kopling (kain klos) sehingga harus  ganti kampas kopling namun pergantian tersebut juga tidak membuat sepeda motor mudah melewati tracak baru itu yang berada di kaki bukit itu malam satu sepeda motor trail terbakar.

Tim trail Atakamo terlihat istirahat saat mereka terjebak dalam kawasan hutan Gunung HTI di Kawasan Gampong Jambo Labu, Aceh Timur, Minggu (25/10/2020) tamiangsatu.com/Istimewa

Baca : Tiga Komunitas Trail Rintis Track Tiga Wisata di Tamiang

Baca :Helipkopter Bermesin Kawasaki Diuji Terbang

Baca :Tidak Ada Anggaran Tamiang tidak Ikut Liga Siswa

Baca :Koni Usul Anggaran Prapora 1,2 M, Ini Penggunaanya

Hingga menjelang malam hari mereka masih terjebak dalam lumpur, beberapa teman mereka yang sudah berada di atas puncak terpaksa turun kembali menjemput rekan mereka ditengah hutan belantara tengah malam gelap gulita itu.

Satu persatu sepeda motor mereka tarik menggunakan tali sehingga tengah malam ke 16 pecinta olah raga asktrim ini berada di puncah gunung. Sedangkan satu sepeda motor terpaksa mereka tinggalkan  karena terbakar saat melintasi lumpur tersebut.

Ektrimnya jaluar baru itu tidak di perhitungkan sebelumnya karena selama ini jaluar baru yang dirintis mampu mereka lintasi. Malam itu mereka terpaksa menginap di tengah hutan. Sementara kapten tim tengah malam itu juga mencoba mencari jalur trak yang dirintis teman mereka sebelumnya. Beruntung rekan mereka yang merintis track memberikan tanda silang dipohon  yang mereka lewati sehingga menemukan gubuk warga.

“Kemudian menghubungi Tim BPBD Aceh Tamiang, Husni yang juga pecinta trail untuk melakukan evakuasi rekan mereka yang sudah lemas. Malam itu juga, tim BPBD yang sebagian besar pecinta trail ini berangkat ke Kota Langsa menuju Jambo Labu untuk melakukan evakuasi rekan mereka, namun tim BPBD ini hanya sampai setengah perjalanan karena mobil diaubel cabin tidak dapat melintasi jalur hutan itu.

Tim evakuasi dari BPBD Aceh Tamiang melakukan evakuasi terhadap tim trail Atakamo yang terjebak dihutan sealama satu hari. Minggu (25/10/2020) tamiangsatu.com / Istimewa

“Alhamdulillah komunikasi lewat HP masih tersambung karena mereka berada di puncak gunung,” ujar tim BPBD, Muhammad Husni.

Baru, Minggu (25/10/2020) pukul 11.00 Wib tim evakuasi berhasil menemukan satu anggota trail,  kemudian dibantu  warga kampung dengan jalan kaki mereka ke atas gunung memandu rekan mereka turun  ke Gampong Jambo Labu, Aceh Timur  dan kembali ke Aceh Tamiang sekira pukul 14.00 Wib. “Alhamdulillah mereka selamat,” ujar Bang Nga sapaan Akrab Husni (*)    

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita