oleh

Atasi Rentenir, Mursil Aktifkan BUMK

-Aceh Tamiang-1.426 views

LAPORAN : ERWAN

TAMIANGSATU.COM | ACEH TAMIANG — Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn sangat prihatin kepada masyarakatnya yang terjerat dengan para ‘Rentenir Berkedok Koperasi’ yang saat ini tengah marak di kampung – kampung.

“Untuk mengatasi masyarakat agar tidak terjerat dengan para ‘rentenir’ kita akan mengaktifkan  Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dengan unit usaha Simpan Pinjam” tegas Mursil kepada Tamiangsatu.com, Jumat (19/6/2020)

Menurut Mursil, dengan mengaktifkan BUMK disetiap kampung melalui Unit Usaha Simpan Pinjam akan menekan masyarakat kita tidak akan lagi berhubungan dengan para rentenir yang selalu menjalankan operasinya di kampung – kampung.

“Kita akan meminta pihak DPMKPPKB untuk dapat menganggarkan Dana Desa ke BUMK disetiap kampung,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan setelah aktifnya BUMK melalui Unit Usaha Simpan Pinjam dengan sumber dana dari Dana Desa pihak menyakini merupakan salah satu langkah untuk membantu masyarakat agar tidak ketergantungan pada para rentenir tersebut.

“Ini langkah yang dapat menekan masyarakat kita agar tidak ketergantungan terhadap para rentenir dengan bunga yang tinggi. Ini langkah pemerintah dalam memberikan solusinya terkait maraknya rentenir dikampung – kampung,” sebut Mursil.

Menurut Mursil keprihatinan dirinya tersebut juga telah disampaikan dalam Rapat Rutin Pemerintah Kampung Dalam Kabupaten Aceh Tamiang untuk Kecamatan Banda Mulia dan Bendahara di Aula Kantor Camat Banda Mulia, Jumat (19/6/2020).

” Tadi juga sudah saya sampaikan dalam Rapat Rutin Pemerintah Kampung Dalam Kabupaten Aceh Tamiang untuk Kecamatan Banda Mulia dan Bendahara di Banda Mulia bahwa saat ini di perkampungan dalam wilayah Aceh Tamiang tengah marak adanya rentenir,” ungkap Mursil.

Masyarakat kita sambungnya Mursil terjerat didalamnya yang tidak ada kejelasan mengenai jumlah bunga yang tertuang didalam perjanjian. 

“Masyarakat kita tertipu yang ternyata bunganya besar. Ini menjadi suatu hal yang memprihatinkan. Mengingat mungkin kondisi ekonomi masyarakat yang mengharuskan meminjam uang dengan rentenir,” ujar Mursil.

Mursil dalam Rapat Rutin Pemerintah Kampung Dalam Kabupaten Aceh Tamiang untuk Kecamatan Banda Mulia dan Bendahara di Banda Mulia menyampaikan akan dibahas segera apakah dari Dana Desa dapat disisihkan untuk BUMK melalui Unit Usaha Simpan Pinjam sehingga masyarakat kita tidak perlu lagi meminjam uang dengan rentenir.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Index Berita