by

Bupati Mursil: Covid-19, Masyarakat Jangan Panik Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Bupati Mursil: Covid-19, Masyarakat Jangan Panik Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

LAPORAN : ERWAN

TAMIANGSATU.COM | ACEH TAMIANG — Terkait semakin meningkatnya masyarakat terpapar Covid-19, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil menghimbau kepada masyarakat agar tidak bersikap panik. Namun, tetap menjaga dan melakukan protokol kesehatan serta jujur dalam menyampaikan riwayat perjalanan

Hal itu diungkapkan Bupati Aceh Tamiang Mursil,  saat bertemu sejumlah para tokoh masyarakat sekaligus menanggapi kabar  belasan dokter yang bertugas di rumah sakit Aceh Tamiang yang terpapar Covid 19 di salah satu Warkop Karang Baru, Rabu (5/8/2020).

” Masyarakat Aceh Tamiang harus jujur dalam menyampaikan riwayat perjalanan. Karena penyebaran sulit terdeteksi, jika masyarakat masih menutup diri, menjadi sulit dalam memutuskan mata rantai penyebarannya,” ujar Mursil. 

Menurutnya, untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat di rumah sakit terus berjalan seperti biasa. ” Sejumlah dokter yang bertugas di Puskesmas dibantukan untuk pelayanan di rumah sakit Aceh Tamiang, sembari belasan  dokter yang telah diisolasi telah melewati masa inkubasinya selama 10 hari,” katanya. 

” Dokter-dokter itu nantinya akan ditugaskan kembali. Begitu juga dengan dokter puskesmas akan bertugas di puskesmasnya masing-masing,” tutur Mursil.

Bupati menyatakan, untuk penanganan penyebaran covid 19 akan terus dilakukan secara ekstra ketat. Dengan meningkatkan satuan tugas Covid 19 seperti menempatkan petugas di posko perbatasan Aceh-Sumatara Utara (Sumut). 

” Aceh Tamiang, mendapat bantuan khusus dari Pemerintah Aceh, sebesar Rp. 15 miliar. Diharapkan dengan dana tersebut dapat membantu masyarakat terutama terhadap masyarakat terdampak covid 19,” jelasnya.

Bupati Mursil menjelaskan, bantuan khusus sebesar Rp.15 miliar itu juga diutamakan untuk meningkatkan ketahanan pangan. ” Kelangkaan pangan menjadi prioritas yang harus diperhatikan secara serius. Karena dampak dari Covid 19, ekonomi masyarakat dunia terjadi penurunan secara signifikan,”sebutnya. 

Selain itu, lanjut Bupati Mursil, dari dana bantuan khusus itu juga akan digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), Disenfektan, Sanitizer, masker dan obat. ” Yang dukungan masyarakat harus terjalin terutama kepada petugas kesehatan baik di rumah sakit maupun puskemas yang tersebar di wilayah Aceh Tamiang,”pungkas Mursil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita