by

Dialog Dengan Bupati, Datok Penghulu Sampaikan Sejumlah Permintaan

Dialog Dengan Bupati, Datok Penghulu Sampaikan Sejumlah Permintaan

TAMIANGSATU.COM [ RANTAU – Sebanyak 40 kampung dan 6 kemukiman dari dua Kecamatan Rantau dan Seruway melakukan dialog dengan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Mursil dan T Insyafuddin. Mereka menyampaikan sejumlah permintaan terkait pembangunan desa di Gedung Rencong Golf Club Pertamina EP Rantau, Rabu (02/12/20)

Permintaan yang disampaikan kepada pimpinana daerah itu, diantaranya, pembangunan infrastruktur berupa pembuatan parit pembuangan limbah, pengaspalan jalan dan pemasangan lampu di jembatan. Berikutnya Pembangunan WC di Kampung Rantau Pauh, dan parit yang tergenang air.

Selain itu juga, ada tiga rumah yang masuk ke dalam sungai yang terletak di bantaran sungai Kampung Benua Raja, Pembangunan tutup pintu air agar air sungai tidak tergenang dan melebar.serta terkait permasalahan lahan HGU.

Bupati meminta Kepala Dinas menanggapi permintaan Datok Penghulu tersebut.  

Sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin memberikan arahan kepada para datok penghulu, dalam arahannya Wabup meminta para kepala desa agar menjalankan roda pemerintahan dengan baik, mencintai pekerjaan agar menuai hasil kerja yang maksimal.

“Saya wajib mengutarakan berulang-ulang dan memacu semangat para datok yang dimulai dari hal-hal terkecil dari lingkup pekerjaan di kampung. Intinya kita harus mencintai pekerjaan kita dulu”, ujar Wabup..

Selain itu, cintai lingkungan kita, cintai pekerjaan kita, Insha Allah kampung akan maju. Ketika kita bekerja dengan hati dan ikhlas bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat mendapat balasannya.

“Bekerjalah dengan tanggungjawab dan bijaksana, jadilah pemimpin yang baik dan alim, maka rangkul perangkat kampung termasuk masyarakat harus satu kata satu langkah dalam pemikiran, budayakan diskusi hingga selamat dunia akhirat.

Salah satu kepala desa berdialog dengan Bupati Aceh Tamiang

Menurut politis PKS ini, ujung tombak keberhasilan Pemerintahan Aceh Tamiang berawal dari Datok Penghulu karenanya maksimalkan ADD yang ada, angkat potensi kampung untuk menambah pendapatan disamping itu juga rangkul pemuda kampung. “Ketika kita membangun kebersamaan maka kampung dapat lebih maju,” nasehat T Insyafuddin.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Mursil juga menambahkan, datok penghulu juga agar menjaga kampung agar kondusif. “Saya minta kepada para datok untuk menjaga kondisi dan suasana di kampung agar tidak ada kegaduhan, apalagi menjelang pemilihan datok yang akan habis masa jabatannya,” ujar Bupati.

Baca :Mursil : Datok Penghulu Harus Jaga Amanah Uang Rakyat Melalui Dana Desa

Baca :Datok Penghulu Minta Bupati Izinkan ADD Anggarkan Masker dan Sembako Untuk Warga

Baca :Datok Simpang Empat Ngadu Kedewan, Khawatir Aset Pajak Los Direlokasi

Baca :Bupati Beri Penghargaan Camat dan Datok Terbaik Pengelolaan ADD

Terkait anggaran RAPBK tahun 2021, Mursil menjelaskan, anggaran tahun 2021 bersumber dari dana Alokasi Khusus (DAK) banyak yang dipangkas untuk pembangunan infrastruktur dan dialihkan untuk pemberdayaan ekonomi dan padat karya.

“Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir setahun, menyebabkan dampak yang begitu besar. Salah satu penyebab mengapa anggaran seluruh daerah dipotong oleh Pemerintah Pusat,” jelas Bupati lagi.

Dikabarkan dana tersebut akan digunakan untuk membeli vaksin. “Terkait isu yang beredar mengenai vaksin ini berbahaya, berita itu tidak benar, jadi masyarakat jangan sampai terpengaruh,”pungkas Bupati (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita