by

Diduga Pegilingan Padi UD Tania Alur Baung Tidak Mengantongi Izin dan Tidak Bayar Retribusi

-Karang Baru-835 views

Diduga Pegilingan Padi UD Tania Alur Baung Tidak Mengantongi Izin dan Tidak Bayar Retribusi

LAPORAN: ERWAN

TAMIANGSATU.COM | KARANG BARU — Diduga Pengilingan Padi (Gabah) ‘UD Tania’ Kampung Alur Baung Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang tidak memiliki izin dan tidak membayar pajak.

Diketahui Pengilingan Padi ‘UD Tania’ tersebut merupakan milik H. Abdul Latief warga Dusun Suka Damai kampung setempat.

Penelusuran Tamiangsatu.com di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tamiang selain harus memiliki izin, pengilingan padi harus mempunyai beberapa izin lainnya yang harus dipenuhi.

Adapun izin-izin tersebut seperti izin usaha (SITU), kemudian Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dari Dinas Lingkungan Hidup , selain itu ada juga surat izin usaha perdagangan (SIUP), lalu tanda daftar perusahaan (TDP), hingga perlunya Nomor Induk Berusaha (NIB).

Terkait dugaan Kilang Padi ‘UD Tania’ yang tidak memiliki izin dan tidak membayar Retribusi Sampah serta PBB, Kabid Perizinan Syahrial pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tamiang kepada Tamiangsatu.com mengatakan untuk mengetahui adanya izin pengiling padi tersebut tidak dapat diketahui kepastiannya.

Karena menurutnya izin terhadap pengilingan padi tersebut boleh jadi pengurusan di pihak kecamatan. “Kita tidak dapat memastikan izinnya. Tergantung dari nilai modal usahanya, kalau di bawah Rp. 500 jt pergurusannya dikecamatan masing  – masing. Sedangkan untuk modal usahanya diatas Rp. 500 jt pengurusan izinnya dikabupaten,” sebut Syahrial

Syahrial yang didampingi oleh Kasie Perizinan Dahlelawati selama berdirinya Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tamiang  baru empat kilang yang ada mengurus ditingkat kabupaten. ” Empat kilang padi tersebut bukan UD Tania Kampung Alur Baung. Dan saat ini sedang dalam proses ada satu kilang padi di wilayah Kecamatan Manyak Payed,” jelas Syahrial.

Kemudian Syahrial menambahkan untuk mengetahui keberadaan izin usahanya tersebut dapat juga dilakukan pengecekan terhadap Pajak Retribusi Sampah yang dibayarkan setiap tahunnya di Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara data yang diperoleh Tamiangsatu.com di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang menyebutkan tidak terdapat pembayaran Retribusi Sampah dari pihak Kilang Padi ‘UD Tania’ Kampung Alur Baung Kecamatan Karang Baru. “Kami tidak pernah menerima penyetoran Retribusi Sampah dari pihak Kilang Padi UD Tania,” sebut petugas yang enggan disebut namanya.

Sementara itu pemilik Kilang Padi UD Tania, H. Abdul Latief ketika konfrimasi, Tamiangsatu.com, Jumat (10/7/2020)  terkait izin dan kewajiban untuk membayar pajak atau Retribusi Sampah  mengatakan izin Kilang Padi UD Tania ada dan semua kewajiban kita selesaikan.

“Kilang Padi UD Tania sudah lama sekali ada, dan izin juga ada. Setiap tahun kita bayar semua kewajiban harus kita bayar,” sebutnya

Menurutnya Abdul Latif kewajiaban pembayaran terkait Kilang Padi UD Tania sudah dilakukan pihaknya. “Kadang – kadang petugas datang mengambilnya. Dan adanya juga yang langsung kita bayar di kantor pajak dan kantor Dinas Koperasi. Semua bukti pembayaran ada sama saya,” sebutnya mengakhiri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita