by

Ekonomi Kualasimpang Tetap Hidup, Pintu Tol Digeser ke Minuran

Ekonomi Kualasimpang Tetap Hidup, Pintu Tol Digeser ke Minuran

TAMIANGSATU.COM [ KAREANG BARU – Pembangunan yang dilakukan harus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi suatu wilayah, begitu juga keberadaan jalan Tol Langkat, Sumut – Aceh di Aceh Tamiang juga harus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah ini.

Untuk itu, Bupati Aceh Tamiang, Mursil  mengaku sudah meminta ke Kementrian PU di Jakarta, agar pintu tol di Aceh Tamiang dibangun disekitar minuran sehingga kenderaan yang  masuk dan keluar tol, terlebih dahulu melewati Kota Kualasimpang sebagai pusat ekonomi di Aceh Tamiang.

“Saya secara khusus sudah mendatangi Kementerian PU meminta pintu tol di Aceh Tamiang dibangun di Minuran tepatnya depan Gang Becek, Kecamatan Kejuruan Muda, alasannya lebih strategis  sebagai pintu keluar masuk tol,” ujarnya Bupati Aceh Tamiang, Mursil kepada Tamiangsatu.com, Kamis (5/11/2020).

Pertimbangan pintu masuk di Minuran ini agar ekonomi di Kota Kualasimpang lebih hidup karena Kota Kualasimpang merupakan pusat perdagangan di Aceh Tamiang. Disamping itu, akses wisatawan menuju lokasi wisata juga lebih cepat dan mudah.

Dengan pintu keluar masuk di Minuran, pengendaraan kenderaan akan singgah terlebih dahulu di Kota Kualasimpang untuk berbelanja kebutuhan dalam perjalanan, begitu juga wisatawan luar daerah yang akan mengunjungi lokasi wisata di Aceh Tamiang juga berbelanja kebutuhan berwisata di Kota Kualasimpang.

Namun jika tidak digeser, perekonomian di Kota Kualsimpang akan mati, tidak ada kenderaan yang singgah karena pintu tol yang direncanakan awal letaknya jauh sekitar jalan elak.              

Dijelaskan Bupati, dampak lain dari keberadaan jalan tol akan mempersingkat jarak tempuh Aceh Tamiang dan Medan hanya butuh waktu sekitar satu jam sehingga memungkinkan warga Medan ngopi di Aceh Tamiang menikmati khas kopi Aceh begitu juga sebaliknya warga Tamiang ke Medan.

Begitu juga dengan arus barang masuk dan keluar Aceh juga akan lebih mudah dan cepat sehingga tidak perlu khawatir barang yang dikirim rusak ditengah jalan.

Baca :Aceh Tamiang dan Gayo Lues Sepakat Buka Jalan Tembus Kaloy-Lesten

Baca :Sering Terjadi Kecelakaan Di Bukit Seumadam, Warga Gelar Doa Tolak Bala

Baca :Proyek MYC Jalan Tembus Babo – Simpang Jernih Cita –Cita Warga Sejak 75 Tahun Lalu

Baca :Aceh Tamiang dan Gayo Lues Sepakat Buka Jalan Tembus Kaloy-Lesten

Konsultasi Publik.

Saat ini lanjut Bupati Aceh Tamiang Mursil, progres pembangunan ruas tol di Aceh Tamiang sudah memasuki konsultasi publik. Tahun depan, proyek ini akan memasuki tahapan pembebasan tanah untuk kemudian segera dilakukan pembangunan.

Di Aceh Tamiang sendiri saat ini sedang dibangun rel kereta api, pembangunan rel kereta api ini sudah dimulai sejak 2018 dan mulai dari Langkat sudah mulai masuk ke wilayah Aceh Tamiang.

Dengan dua fasilitas moda transportasi ini Mursil mengaku optimis akan mendongkrak perekonomian di kabupaten ujung timur Aceh ini.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita