by

Kembangkan Bawang Merah Koptan Ini Hadirkan Ahli Dari Brebes

Kembangkan Bawang Merah Koptan Ini Hadirkan Ahli Dari Brebes

TAMIANGSATU ] BENDAHARA – Kelompok Tani (Koptan) Tepah Jaya, Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang mulai mengembangkan bawang merah asal Brebes, Pulau Jawa  di areal lahan seluas dua hektar karena prospek bawang merah saat ini sangat menjanjikan.

Ketua Kelompok Tani Tepah Jaya, Kampung Matang Tepah, Erwinsyah kepada wartawan mengatakan, usahan bawang merah saat ini sangat potensial dikembangkan dan cocok dengan lahan yang ada di Kampung Matang Tepah, budidaya yang dilakukan dengan cara menanam bawang merah pakai umbian bukan biji bawang dan ditutupi plastik diatas hamparan lahan yang sudah dibuat bedengan dengan tanah yang digemburkan.

“Alhamdulillah kita juga mendapat bantuan bibit dan plastik dari Dinas Pertanian Propinsi Aceh untuk areal seluas dua hektar ini,” ujar Erwinsyah.

Baca : Sedih, Petani Panen Tapi Harga Gabah Turun

Baca :Tingkatkan Kualitas Petani KTNA Tamiang Gandeng PT Nasa

Baca : Mursil : Ajak Petani Tanam Serentak Padi Antisipasi Musim Kering

Baca : Petani Kuat Petani Sejahtera

Selain itu, tambah  Ketua Kelompok Tani Bawang ini, dalam penggarapan lahan sampai siap tanam pihaknya melibatkan 30 orang petani Kampung Matang Tepah. ”Ini kita lakukan agar petani langsung terlibat dalam proses budidaya bawang merah dan mendapat ilmu pengetahun dari bimbingan petani penangkar bawang asal Berbes, Pulau Jawa,”  ujar Wakil Ketua KTNA Aceh Tamiang

Menurut Erwin,  untuk kesuksesan budidaya bawang merah ini, pihaknya khusus menghadirkan dua orang petani penangkar bawang merah Brebes untuk membantu budidaya bawang merah di Aceh Tamiang, sekaligus mentransper pengetahuan kepada petani Kampung Matang Tepah, agar kedepan, semakin banyak petani mandiri dalam budidaya bawang merah ini.

Baca : Menteri Pertanian Siap Dukung Pengembangan Ekonomi Petani Aceh

Dari petani penangkar bawang Brebes ini, petani kita dapat pengetahun cara penanamana bawang merah yang baik seperti penanamannya menggunakan umbi bawang merah bukan dari bijian, keuntungan cara ini mempercepat hasil panen selama 90 hari masa penanamanan

“Perkiraan target produksi tanaman bawang merah ini menghasilkan 15 – 20 ton per hektare,” demikian Ketua Kelompok Tani Tepah Jaya, Erwin (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita