by

Mualem Komit Pertanyakan Realisai Butir MoU Heksinki Pada Pemerintah Pusat

Mualem Komit Pertanyakan Realisai Butir MoU Heksinki Pada Pemerintah Pusat

TAMIANGSATU.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Muzakir Manaf yang akrab di sapa Mualem, komit mempertanyakan setiap butir-butir Memorandun of Understanding (MoU) Helsinki yang belum direalisasi kepada Pemerintah Pusat, termasuk Bendera Aceh.

Hal ini disampaikan Mualem saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Partai Aceh di Meulaboh, Aceh Barat. Sabtu (31/10/2020).

Menurut Mualem, Partai Aceh merupakan Partai Lokal besutan kombatan GAM terus berkomitmen mempertanyakan realisasi butir-butir dalam MuU kepada pemerintah pusat termasuk persoalan Bendera Aceh

“InsyaAllah polemik bendera bintang bulan akan tuntas pada tahun ini,” ujar Mualem

Menurutnya, kepastian selesainya polimik bendera Aceh yang telah dituangkan dalam Qanun 3 Tahun 2013 itu, setelah Wali Nanggroe,Malik Mahmud Al Haytar bersama dirinya bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Insyaallah apa yang kita harapkan semua selesai yang terpenting kita tetap komitmen. Bendera kita selesai dalam waktu tahun ini menurut perjanjian kita dengan republik satu, yang akan disempurnakan tidak lama lagi, mudah-mudahan,” ujar mantan Panglima GAM, Muzakir manaf dilansir Ajnn.net. Minggu (1/11/2020)

Lanjut Mualem, yang terpenting dalam memperjuangkan MoU Helsinki butuh pendirian dan kekompakan serta tidak pernah bergeser dari garis perjuangan.

Baca :Dirapim Mualem Singgung Pengelolaan Partai Modern dan Terbuka

Baca :Petinggi Partai Aceh Bahas Politik Pilkada di Meulaboh

Baca :Relawan Jokowi Usulkan Irwansyah Wagub Aceh Dampingi Nova

Baca :Presiden Jokowi Teken Kepres Pemberhentian Irwandi Dari Gubenur Aceh

Untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat Aceh tambah Mualem, tidak mudah dalam membangun Aceh, apalagi perdamaian Aceh baru berjalan 15 tahun, Indonesia saja yang telah merdeka ke-75 tahun juga belum sempurna.

“Mudah-mudahan meski sudah 15 tahun perdamai Aceh, begitulah liku-liku perjuangan kita itu,” ucap Mualem lagi

Ia mencontohkan, negara kita Indonesia yang sudah 75 tahun merdeka belum juga sempurna, baik  insfrastruktur, ekonomi dan sebagainya. Namun kita tetap harus kompak, satu persatu akan kita rampungkan perjuangan realisasi butiran MoU Helsinki,” demikian Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Muzakir Manaf (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita