by

Pengembangan Budidaya Ikan dan Udang, DPKP Atam Terima Bantuan Escavator

Pengembangan Budidaya Ikan dan Udang, DPKP Atam Terima Bantuan Escavator

LAPORAN  : ERWAN 

TAMIANGSATU.COM |ACEH TAMIANG — Dalam rangka Pengembangan dan Budidaya Ikan serta Udang, Dinas Pangan, Kelautan Dan Perikanan (DPKP) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, terima bantuan satu unit alat berat (Escavator) senila, Rp1,33 miliar dari Dirjen Budidaya, Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI.

“Bantuan Escavator itu peruntukan masyarakat didalam pengembangan Budidaya Ikan dan Udang  di Kecamatan Manyak Payed, Bendahara, Banda Mulia dan Seruway,” sebut Kepala DPKP Kabupaten Aceh Tamiang Safuan, SP kepada Tamiangsatu.com,  Jumat (17/7/2020) diruangannya.

Menurut Safuan, bantuan tersebut terutama peruntukkannya untuk  Rehab Tambak, Normalisasi Alur Tambak, Cetak Tambak Baru dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh Kelompok Budidaya Ikan dan Udang (Pokdakan).

“Ya, bantuan ini dikhususkan bagi Pokdakan seperti yang saya sebutkan tadi, secara optimal akan kita lakukan sesuai peruntukkannya, didalam peningkatan ekonomi masyarakat khususnya petani tambak di Aceh Tamiang,” jelas Safuan.

Kemudian sambung Safuan, bantuan tersebut untuk meringankan beban biaya operasional pengolahan tambak yang selama ini dihadapi oleh mereka (Pokdakan). “Dengan adanya bantuan tersebut dapat untuk meningkatkan hasil produksi Ikan dan Udang Tambak,” sebutnya.

Safuan juga menambahkan selain menerima bantuan Escavator juga menerima bantuan Program Pengolahan Irigasi Tambak Partisipatif (Pitap) senilai Rp.225 juta.

“Dana itu akan dilakukan secara swakelola partisipatif oleh Kelompok Masyarakat Sungai Kuruk III di Kecamatan Seruway. Bertujuan untuk membersihkan saluran irigasi secara manual tanpa menggunakan Escavator, agar mangrove yang ada tidak rusak,” jelasnya.

Dengan adanya program Pitap itu, diharapkan, saluran irigasi menjadi lancar serta mampu meningkatkan hasil produksi tambak, berdampak pada naknya nilai ekonomi masyarakat. 

“Saya berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya, dalam menunjang peningkatan hasil produksi tambak ikan dan udang yang ada di Aceh Tamiang,” harap Safuan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *