oleh

Satpol PP Aceh Tamiang Grebek Gelanggang Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan

-rantau-118 views

Satpol PP Aceh Tamiang Grebek Gelanggang Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan

LAPORAN: ERWAN

TAMIANGSATU.COM | ACEH TAMIANG — PP dan WH Kabupaten Aceh Tamiang berhasil mengamankan lima orang yang diduga pelaku ‘Judi Sabung Ayam’ di Dusun Pajak Pagi Kampung Rantau Pauh Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (27/6/2020) sekira pukul 15.20 WIB.

“Sekira pukul jam 15. 20 wib, pihaknya menggerebek lokasi ‘Judi Sabung Ayam’ yang berpagarkan seng. Pelaku dan penonton ‘Judi Sabung Ayam lari berhamburan,” sebut Kasat Pol PP dan WH Aceh Tamiang Drh Asma’i Usman melalui Kabid Penegakan Syari’at Islam Syahrir Pua Lapu kepada Tamiangsatu.com, Minggu (28/6/2020).

Menurut Syahrir, pengerebekan itu berhasil dilakukan berkat adanya laporan masyarakat yang merasa resah akibat ‘Judi Sabung Ayam yang mereka gelar.

“Berdasarkan laporan tersebut Satpol PP dan WH Aceh Tamiang mengirimkan personilnya ke lokasi yang dimaksud untuk dilakukan pengintaian. Pengintaian yang kami lakukan memerlukan waktu sekitar dua pekan,” jelas Syahrir.

Setelah dua pekan pengintaian,  sambungnya Tim berhasil melakukan pengerebekan lokasi target yang ditutup dengan pagar seng. 

“Saat dilakukan pengerebekan, sambungnya pelaku dan penonton ‘Judi Sabung Ayam’ lari berhamburan. Karena kesiapsiagaan personil Satpol PP dan WH, akhirnya petugas berhasil mengamankan lima(5) orang pelaku” sebut Syahrir.

Syahrir menyebutkan lima orang laki-laki tersebut warga kecamatan rantau yang diduga sebagai pelaku ‘Judi Sabung Ayam, masing-masing berinisial ZH(35), EM(56), JP(41), MZ(17) dan M(50). sementara yang lainnya berhasil melarikan diri.

Syahrir menambahkan pihaknya jjuga berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan unit sepeda  motor,  dua ekor ayam aduan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke lima laki-laki  tersebut dibawa ke kantor satpol PP untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mereka diduga telah melanggar Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014  pasal 18 s/d pasal 22 tentang hukum jinayat, tegas Syahrir mengakhiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Index Berita