by

Tak Dapat Bantuan UMKM, Pedagang Ikan Kualasimpang Ngadu ke Dewan

Tak Dapat Bantuan UMKM, Pedagang Ikan Kualasimpang Ngadu ke Dewan 

TAMIANGSATU.COM [ KARANG BARU – Puluhan pedagang ikan yang berjualan di pasar ikan Kota Kualasimpang mengadu ke DPRK Aceh Tamiang  karena sebagai pedagang kecil mereka tidak mendapat bantuan UMKM dari pemerintah  padahal mereka layak mendapat bantuan tersebut ditengah lesunya ekonomi akibat pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020)

Kehadiran pedagng ikan ini diterima langsung Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon didampingi Ketua Komisi 1, Muhammad Irwan,  Salbiah daeri komisi II  dan sejumlah anggota dewan lainnya.

Menurut pedagang ikan ini, banyak pedagang ikan di Kota Kualasimpang tidak mendapat bantuan UMKM ini bahkan jauh hari mereka telah membentuk komunitas pedagang ikan namun mereka tidak mendapat bantuan usaha kecil dari pemerintah.

“Kondisi ini tidak adil bagi pedagang ikan padahal mereka mencari uang untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, jika ada bantuan UMKM ini dapat membantu modal usaha mereka,” ujar salah satu pedagang  

Anehnya lagi saat ditanyakan pada datok penghulu kampung (Kades), mereka juga tidak mengetahui  terkait bantuan tersebut,” ujar pedagang  lainnya, Iriansyah dan menambahkan padahal pedagang ikan jumlah mereka banyak.

Menanggapi keluahan pedagang kecil tersebut, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon meminta Ketua Komisi I, Irwan agar segera memanggil Kadis Disperindagkop Aceh Tamiang meminta penjelasan tentang penyaluran batuan UMKM dimaksud termasuk pihak bank yang menyalurkan bantuan tersebut.

“Pemanggilan mereka penting agar diketahui duduk persoalan terkait penyaluran dana bantuan UMKM ini karena ada yang dapat dan ada yang tidak dapat sehingga terkesan tidak adil,” ujar Fadlon lagi

Selain itu, Fadlon juga memerintahkan Komisi I dan II DPRK Aceh Tamiang segera melakukan peninjauan kelapangan  melihat langsung penerima UMKM ini, apakah prosedurnya sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah dan yang menerima bantuan UMKN ini benar–benar pedagang kecil .

Anggota komisi II, Salbiah mengatakan, persoalan bantuan UMKM ini pernah ditanyakan ke Disperindagkop Aceh Tamiang jawaban dinas saat itu,  tidak semua UMKM tertampung karena kuota Aceh Tamiang hanya 2.050 UMKM

Kita akan memanggil Disperindagkop besok, Kamis (24/9/2020) untuk mendengar penjelasan pemerintah. “Beberapa pedagang  juga kita hadirkan untuk mendengarkan langsung  penjelasan Disperindagkop,” ujarnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index Berita